Benarkah Aku Benar-Benar Menyedihkan?
Ketika memikirkan bahwa orang-orang sudah wisuda. Seringkali, aku merasa sendirian dan ditinggalkan oleh mereka. Padahal, ada yang pindah kampus atau jurusan hingga turun setahun, ada yang sama sepertiku sedang mengerjakan tugas akhir, bahkan ada juga yang baru berkuliah S1 di usia senja, dan itu tidak menyedihkan. Ketika memikirkan bahwa hanya aku satu-satunya yang melakukan kesalahan di tempat kerja, ternyata tidak juga, ada yang melakukan kesalahan dan banyak yang mengevaluasi kinerjanya, dan itu tidak menyedihkan karena tugas manusia memang terus belajar dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ketika aku berpikir untuk mengundurkan diri dari pekerjaan-pekerjaan yang saat ini kupunya. Di sisi lain, ada orang-orang yang memegang pekerjaan-pekerjaan itu dengan erat karena merasa dihargai, dan itu tidak menyedihkan. Ketika aku merasa sedih tidak dipilih menjadi orang yang disukai oleh orang-orang yang kusuka, ada juga orang-orang yang menyukaiku tetapi tidak disukai ol...